Selamat Menunaikan Ibadah Ramadhan

Demokrat Unggul, PKS Runner Up dengan Angka Asma ul-Husna

Proses penghitungan suara di Belanda berakhir pukul 01.35 waktu setempat. Demokrat sementara memimpin dengan 220 suara. PKS diposisi kedua dengan angka asma ul-husna (99).

Read more »

10 Besar Hasil Penghitungan Sementara TPS Den Haag Non Pos

PD 220
PKS 99
Golkar 46
PDIP 45
PDS 42
PAN 19
Gerindra 16
PKB 13
PPP 9
PKDI 9
TIDAK SAH 94

PKS: Selain Capres, Lihat Calegnya Juga

Jangan cuma lihat siapa capresnya, tapi lihat juga siapa caleg yang diusung oleh partainya. Masyarakat jangan terpaku pada sosok capres yang ditampilkan pada iklan. Demikian disampaikan Hidayat Nur Wahid saat kampanye PKS di Lapangan Merdeka Pariaman, Sumatera Barat (1/4).

Memperhatikan siapa calegnya, track recordnya, asal usulnya, sangatlah penting untuk menentukan kualitas parlemen Indonesia ini 5 tahun ke depan. Kalau tidak maka parlemen Indonesia ini akan dipenuhi oleh politikus-politikus busuk yang terus menggerogoti uang negara dan tidak akan pernah memikirkan nasib rakyat kecil.

Indonesia membutuhkan politisi-politisi bermartabat yang bisa menjaga harga dirinya sendiri dan harga diri bangsa ini. Bagaimana mungkin seorang politisi yang kerjanya korup, main perempuan, terkena kasus suap, kasus moral yang tidak bisa menjaga harga dirinya sendiri akan bisa menjaga harga diri bangsa ini. Jangan terlena dengan rayuan-rayuan gombalnya yang hanya manis di mulut tetapi penuh dengan kemunafikan.

Saatnya masyarakat harus disadarkan bahwa sudah terlalu lama bangsa ini dilanda kesengsaraan, kemiskinan, kebodohan yang diakibatkan oleh ulah anak bangsa ini sendiri yang tidak bertanggung jawab. Masyarakat harus benar-benar cerdas dan jeli melihat siapa caleg yang diusung oleh partai tertentu. Jangan hanya karena fanatik kepada partainya kemudian lupa melihat siapa caleg yang diusungnya padahal caleg tersebut bermasalah.

source: inilah.com 3/4/2009

PKS Kosentrasi Menangkan Pemilu Legislatif

Jumat, 03 April 2009

PALEMBANG — Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS),Hidayat Nurwahid mengatakan, PKS berkonsentrasi memenangi pemilu legislatif sehingga belum mempersiapkan calon presiden.

“Kader dan pimpinan PKS terus mensosialisasikan program-program partai tersebut untuk memenangkan pemilu legislatif tidak hanya di perkotaan tetapi juga sampai kepedesaan diseluruh pelosok negeri,” katanya ketika berkampanye di Lapangan Parkir Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Jumat.

Di hadapan ribuan massa simpatisan PKS yang memutihkan lapangan parkir tersebut, dia mengatakan, jangan sampai rakyat Indonesia terbius dengan calon presiden yang kini mulai bermunculan.

Dia mengingatkan agar publik tidak lupa mengkritisi calon anggota legislatif (caleg) yang nantinya akan mewakili rakyat di parlemen, tambah dia.

Ia mengajak, masyarakat Indonesia menilai dengan seksama siapan caleg yang akan mereka pilih pada pemilu nanti.

“Pilihlah caleg yang bersih dan berkomitmen untuk memperjuangkan hak masyarakat sehingga bisa menjadi wakil rakyat yang profesional,” katanya.

Dia menjelaskan, anggota parlemen harus berperan aktif dan mendorong terciptannya pemerintahan yang baik dan bersih.

“Dengan demikian pengawasan anggota legislatif terhadap pemerintah bisa berjalan dengam konsisten dan mengedepankan kepentingan rakyat,” katanya.

Nurwahid mengatakan, PKS terbukti merupakan salah satu partai yang kadernya bebas dan bersih dari berbagai prilaku tidak terpuji, seperti korupsi dan selingkuh.

Sampai kini dan dimasa yang akan datang kader PKS akan tetap konsisten mempejuangkan hak rakyat untuk kesejahteraan bersama, tambah dia.

Dia mengimbau, ribuan simpatisan yang hadir pada kampanye terbuka PKS tersebut mengajak sanak saudara, tetangga dan kenalan mereka mencentang PKS pada 9 April nanti.

PKS satu-satunya partai yang bersih dan konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat yang dibuktikan dengan ditolaknya sejumlah dana yang tidak sah beredar di kalangan dewan karena menilai dana tersebut merupakan hak rakyat. kata dia.

Kalau PKS mampu meraih 20 persen atau sampai 30 suara pemilu nanti tentunya mereka pun akan mencalonkan presiden dari internal partai.

Karena PKS memiliki kader-kader yang sangat pantas dan yakin amanah untuk dicalonkan sebagai pemimpin bangsa ini. Ada delapan kader, seperti Tifatul Sembiring dan Anis Matta layak dicalonkan menjadi presiden, ujar dia.

Namun dia mengatakan, calon presiden dari PKS baru akan ditentukan ketika hasil pemilu legislatif memastikan kemenangan partai tersebut.

“Sampai kini PKS tetap berkonsentrasi untuk memenangi pemilu legislatif,” kata dia.

Selain Nurwahid hadir pada kampanye tersebut, anggota legislatif DPR RI dari PKS asal Sumsel, Mustafa Kamal dan sejumlah fungsionaris partai tersebut.

Kampanye akbar tersebut juga dihadiri pelawak Kirun dan kelompok nasyid Senada yang menghibur ribuan massa yang didominasi kaum perempuan.ant/taq

source: www.republika.co.id