Proses penghitungan suara di Belanda berakhir pukul 01.35 waktu setempat. Demokrat sementara memimpin dengan 220 suara. PKS diposisi kedua dengan angka asma ul-husna (99).
Saat berita ini dilaporkan dari lokasi pemungutan suara di Ruang Nusantara KBRI Den Haag pk 01.55 atau Jumat (10/4/2009) 06.55 pagi WIB, para saksi dari parpol, dan petugas KPPSLN sedang merampungkan berita acara.
Berikut ini perolehan 10 Besar pemenang sementara di Belanda. Demokrat 220 suara, PKS di urutan kedua dengan 99 suara, Golkar 46 suara, PDIP 45 suara, PDS 42 suara, PAN 19, Gerindra 16, PKB 13, PPP 9 dan PKDI 9.
Jumlah surat suara tidak sah mencapai 94 suara dengan total jumlah pemilih yang menunaikan haknya di TPSLN Den Haag sebanyak 654.
Peta peroleh suara di atas masih dimungkinkan berubah, sebab masih ada 1.920 surat suara melalui pos belum dihitung. PPLN Belanda menetapkan batas akhir penerimaan surat suara via pos itu pada 15/4/2009. (
Source : detik.com, 10/04/09

alhamdulillah
ini membuktikan bahwa rakyat Indonesia yang berdomisili di belanda juga dapat membedakan mana partai yang benar benar mengayomi masyarakatnya…
ini tampak pada partai keadilan sekahtera ( PKS )telah membuktikan bahwa dirinya dapat membuktikan di depan khalayak ramai bahwa PKS walaupun Tidak Memiliki pigur tokoh yang “Karismatik” tetapi juga bisa unggul di Belanda…
PKS lah Partai yang benar benar Partai
partai yang tanpa secuilpun melibatkan kebodohan rakyat yang mau suaranya dibayar hanya dengan materi
pks lah partai yang hidup ditengah kezoliman yang melandanya
allah maha mengetahui
Alhamdulillah…
Yang penting tetep istiqomah…
Pokoknya PKS harus menepati janji2nya n Jujur, peduli dan profesional.
Alhamdulillah. Ikut senang ya…
Membangun kredibilitas dan kompentesi memang tidak bisa dalam waktu sekejap. Tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak rintangan, banyak cobaan. Setuju dengan Mas Putra, yang penting istiqomah. Kalau semua di niatkan karena Allah, Insya Allah menjadi besar itu hanya menunggu waktu saja. Amin.
Yang jadi pertanyaan saya adalah: PKS akan berkoalisi dengan siap yah?
Assalamu’alaikum Wr Wb
Takdir Allah tlh berlaku, bhw PKS hanya 8-9% jauh dari target 20%. Semoga Allah SWT tidak menjadikan kita semua termasuk hamba2 yg takabur.
Sebagai mantan aktivis PKS dan jadi simpatisan sj karena PNS, saya merasa sangat sangat khawatir, bhw dulu dari Tarbiah mjd organisasi politik, bermaksud agar tidak sama dgn organisasi politik lainnya, kini telah berubah…(Saya tahu jawaban apa yg akan diberikan, instrokpeksilah sedikit demi kebaikan PKS sendiri).
Saya sampaikan dgn penuh cinta,
bhw jgnlah sering pembicaraanya adalah kursi dan jabatan seperti ini, saya malu kpd Yg Maha Melihat dan Maha Mengetahui hati hamba2Nya. …(Saya tahu jawaban apa yg akan diberikan, ”akan berbuat banyak kalo jadi Presiden…..” Lalu akan bagaimana sikap kpd Saudara kita sepert Muhammadiyah, NU dll yg sejak awal tidak diajak berkoalisi). Apakah bukan Saudara???
Kalkulasi2 ttg koalisi seperti ini dan pernyataan Zulkieflimansyah ttg tidak perlu pembicaraan syariat Islam, sungguh tidak produktif. Bukannya akan mendapat simpati dari luar PKS, tapi malah akan mengeluarkan banyak simpatin PKS sendiri…! Ini masalah serius, Coba renungkan sesaat.
Sekali lagi Saya sampaikan dgn penuh cinta,
Kenapa tidak berkoalisi kepada Saudara sendiri? Malah dijauhi, terkesan alergi atau merasa paling Islam sendiri? (astaghfirullah). Hanya agar bisa menang dan jadi Presiden? Jangan berharap akan mendapat simpati dan mendulang suara dari masa nasionalis, sekuler dan sosialis.
PKS, berendah hatilah, bersaudaralah dan berbesar hatilah menjadi poros tengah partai-partai Islam. Salah satunya dlm pemilihan presiden nanti berkoalisi dgn semua partai Islam. (Kalo berpolitik….cobalah bermain CERDAS dan CANTIK, mulailah dewasa…)
Saya sampaikan dgn penuh sayang,
Hormatilah orang-orang tua kita, dimulai dari kita maka relakanlah sementara kursi capres dari PAN (muhammadiyah, PBB) dan cawapres dari PPP (NU, PKB dll). Maka saatnya akan menyaksikan moment usaha bersatunya umat Islam Indonesia. Partai2 boleh kalah tapi Islam yg akan menang.
Berkoalisi dgn PDIP adalah salah, dgn Golkar memalukan dan dgn demokrat utk cari kursi. (Apakah tdk sadar bhw massa Demokrat adalah massa mengambang yg akan bertahan sesaat?).
Sekali lagi, Saya sampaikan dgn penuh sayang,
Maka bersabarlah krn butuh waktu, bersaudaralah dgn partai Islam lainnya terlebih dahulu sbg modal awal yg baik dan dgn justru menjadikan PKS itu berbeda…(tidak ikut2 koalisi hanya agar dapat kursi)…..itulah kunci kemengan PKS. Allahu’alam.
Semoga mengerti, bukan berprasangka yg negatif . Saya ber-Istighfar dan memohon maaf jika kurang berkenan kpd semua Saudaraku.
Ya Allah, jadikan PKS termasuk yg Engkau ridhoi. Amien.
Wassalamu’alaikum Wr Wb
mari bekerja tanpa ghibah ^_^