Hidayat for President Menggema di Pekalongan

PEKALONGAN–Massa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Pekalongan nampaknya sudah tak sabar ingin mengusung Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, sebagai calon presiden. Saat melakukan kampanye terbuka di Lapangan Surogenen, Sabtu (28/3), massa partai bernomor urut delapan itu berkali-kali meneriakkan Hidayat for President. Bahkan sebuah baliho panjang bertuliskan Dr H M Hidayat Nur Wahid Presiden untuk Indonesia terbentang di sisi kiri panggung.

“Dukung Doktor Hidayat Nur Wahid untuk presiden, pemimpin bersih Indonesia bersih,” teriak seorang orator di atas panggung.

Hidayat Nur Wahid memberikan respons tenang terhadap aspirasi massa. Tampil dengan baju batik khas Pekalongan, Hidayat mengatakan, perjuangan awal agar PKS mampu mengusung capresnya sendiri adalah dengan memenangkan pemilu legislatif.

“Tidak perlu banyak-banyak, cukup 20 persen saja di seluruh Indonesia. Sanggup?” ujar Hidayat yang disambut takbir ribuan massa.


Dikatakan, memperjuangkan perwakilan PKS duduk di parlemen merupakan langkah penting untuk turut menciptakan dewan yang bersih, peduli, profesional, dan antikorupsi. Bila pada Pemilu 2004 silam tidak ada satu pun kader PKS Pekalongan yang bisa duduk di DPR, kata Hidayat, maka Pemilu 2009 setidaknya bisa mengantarkan dua caleg PKS ke gedung perwakilan rakyat.

Untuk itu, para kader dan konstituen PKS diminta terus mendekatkan diri kepada masyarakat dan membuktikan jika PKS bukanlah partai yang jauh dari akar budaya masyarakat setempat.

Hidayat juga mengimbau agar kader PKS tidak ikut-ikutan melakukan praktik politik fitnah dengan menebar isu yang tidak mendasar.

“Ada yang bilang PKS partai anti maulid dan anti tahlilan, ini jelas fitnah. PKS juga bukan Wahabi yang justru membidahkan partai politik, kita juga partai dengan faham ahlussunnah wal jamaah,” tandas Hidayat.ade/fif

sumber: http://www.republika.co.id/berita/40580/Hidayat_for_President_Menggema_di_Pekalongan

Leave a Reply